तस्बीह पर धिक्र के लिए हुक्म, क्या यह जायज़ है या बिदा ?

अक्सर हम मुस्लिम समूह से सुनते हैं जो लोगों को ढिकर के समय तस्बीह का उपयोग करने से रोकता है। बेशक, जैसा कि इस समूह का रिवाज है, जिस कारण से वे मना करते हैं और यहां तक ​​​​कि विधर्मी विधर्म की हिम्मत भी करते हैं क्योंकि उनकी समझ के अनुसार अल्लाह के रसूल हैं। मित्र प्रार्थना माला का उपयोग नहीं करते हैं जब धिक्री। तस्बीह पर धिक्र के लिए क्या हुक्म है?

'तस्बीह' या अरबी में 'सुभाह' नाम से पुकारे जाने वाले अनाज ऐसे अनाज होते हैं जिन्हें किसी व्यक्ति द्वारा बोली जाने वाली धिकार की संख्या को गिनने के लिए इकट्ठा किया जाता है, जीभ से या दिल से। प्राचीन संस्कृत में, प्रार्थना मोतियों को जिबमाला नाम से पुकारा जाता है जिसका अर्थ है धिक्र की गिनती।

ढिकर के लिए तस्बीह का कानून, तस्बीह की उत्पत्ति

लोग तस्बीह के उपयोग की उत्पत्ति पर भिन्न हैं। कुछ लोग कहते हैं कि तस्बीह अरबों से आई है, लेकिन कुछ ऐसे भी हैं जो कहते हैं कि तस्बीह भारत से आई है, अर्थात् हिंदुओं की आदतों से। ऐसे लोग भी हैं जो कहते हैं कि भारत में सबसे पहले प्रार्थना की माला पहनने का रिवाज ब्राह्मणों द्वारा किया जाता था।Hukum Tasbih untuk Berdzikir

Foto: Aldi/Islampos

Setelah Budhisme lahir, para biksu Budha menggunakan tasbih menurut hitungan Wisnuisme, yaitu 108 butir. Ketika Budhisme menyebar keberbagai negeri, para rahib Nasrani juga menggunakan tasbih, meniru biksu-biksu Budha. Semuanya ini terjadi pada zaman sebelum islam.

Kemudian datanglah Islam, suatu agama yang memerintahkan para pemeluk nya untuk berdzikir (ingat) juga kepada Allah SWT. sebagai salah satu bentuk peribadatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.. Perintah dzikir bersifat umum, tanpa pembatasan jumlah tertentu dan tidak terikat juga oleh keadaan-keadaan tertentu.

Hukum Tasbih untuk Berdzikir, Menngingat Allah Setiap Waktu

Banyak sekali firman Allah SWT. dalam Al-Qur’an agar orang banyak berdzikir dalam setiap keadaan atau situasi, umpama berdzikir sambil berdiri, duduk, berbaring dan lain sebagainya.

Sehubungan dengan itu terdapat banyak hadits yang menganjurkan jumlah dan waktu berdzikir, misalnya seusai sholat fardhu yaitu tiga puluh tiga kali dengan ucapan Subhanallah, tiga puluh tiga kali Alhamdulillah dan tiga puluh tiga kali Allahu Akbar, kemudian dilengkapi menjadi seratus dengan ucapan kalimat tauhid ‘Laa ilaaha illallahu wahdahu….’. Kecuali itu terdapat pula hadits-hadits lain yang menerangkan keutamaan berbagai ucapan dzikir bila disebut sepuluh atau seratus kali.

Hukum Tasbih untuk Berdzikir, Mengetahui Jumlah yang Pasti

Dengan adanya hadits-hadits yang menetapkan jumlah dzikir seperti itu maka dengan sendirinya orang yang berdzikir perlu mengetahui jumlahnya yang pasti.

BACA JUGA: Aku, yang Tak Pernah Basahi Hati dengan Dzikir

berdzikir dengan biji tasbih, Manfaat Dzikir, Hukum Tasbih untuk Berdzikir
Foto: Abu Umar/Islampos

Hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasai dan Al-Hakim berasal dari Ibnu Umar ra. yang mengatakan: “Rasulullah saw. menghitung dzikirnya dengan jari-jari dan menyarankan para sahabatnya supaya mengikuti cara beliau saw.” Para Imam ahli hadits tersebut juga meriwayatkan sebuah hadits berasal dari Bisrah, seorang wanita dari kaum Muhajirin, yang mengatakan bahwa Rasulullah saw. pernah berkata: “Hendaklah kalian senantiasa bertasbih (berdzikir), bertahlil dan bertaqdis (yakni berdzikir dengan menyebut ke–Esa-an dan ke-Suci-an Allah SWT). Janganlah kalian sampai lupa hingga kalian akan melupakan tauhid. Hitunglah dzikir kalian dengan jari,karena jari-jari kelak akan ditanya oleh Allah dan akan diminta berbicara.”

Hukum Tasbih untuk Berdzikir, Anjuran dalam Hadist

Perhatikanlah: Anjuran menghitung dengan jari dalam hadits itu tidak berarti melarang orang menghitung dzikir dengan cara lain. Untuk mengharamkan atau memunkarkan suatu amalan haruslah mendatangkan nash yang khusus tentang itu, tidak seenaknya sendiri saja. Allahu alam.




Share on Google Plus

About RBNS Movie Channel

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar